Category Archives: Sains dan Teknologi

Keutamaan Ngaji Live Via Internet


ولا شك أن مجالسَ العلم مجالسُ تحفها الملائكة، وتغشاها الرحمة، وتتنزل عليها السكينة. ولهذا فإن فقهاء الإسلام من علماء العصر، يرون أن المجلس إنما هو ما تعارف عليه الناس في المجلس، فمجلس البيع هو ما يتبايع فيه المتبايعان، أو ما يحصل فيه في وسائل الاتصال الحديثة، ولا شك أن هذا المجلس الذي -بإذن الله- تحفُّه الملائكة، وإن كان مع الإخوة

Baca selengkapnya

Bergerak Untuk Mematikan Alat Komunikasi Ketika Berdering Dalam Sholat Jamaah


Termasuk berbagai macam nikmat Allah ta’ala yang harus disyukuri adalah kemajuan teknologi, seperti handphone dan semisalnya. Alat tersebut (handphone) jika digunakan untuk hal yang baik maka berpahala, tetapi jika digunakan untuk keburukan maka berbuah dosa. Akan tetapi tidak jarang kita jumpai alat komunikasi menjadi bencana bagi segenap kaum muslimin di masjid. Ketika sedang sholat tiba-tiba berdering suara handphone dari salah

Baca selengkapnya

Plus Minus Facebook


Pada era modern ini, kemajuan teknologi adalah sebuah fenomena alam nyata yang tak terhindarkan dari lini kehidupan umat manusia. Bahkan seakan-akan alat-alat modern tersebut nyaris merasuk ke jantung setiap orang, lintas budaya, suku, bangsa, dan agama. Di antara alat teknologi modern tersebut adalah internet dengan berbagai variasi program di dalamnya, termasuk di antaranya situs jejaring sosial yang dinamakan “Facebook” yang

Baca selengkapnya

Keajaiban yang Allah Ciptakan: Sungai Dalam Laut


وَهُوَ الَّذِي مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ هَذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ وَهَذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ وَجَعَلَ بَيْنَهُمُا بَرْزَخًا وَحِجْرًا مَّحْجُورًا “Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53) Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton rancangan TV `Discovery’ pasti kenal

Baca selengkapnya

Menentukan Qiblat dengan Google Earth


Salah satu rukun dalam Sholat baik yang bersifat fardhu maupun yang sunnah adalah menghadap kiblat. Dan kiblat-nya kaum muslimin adalah ka’bah yang terletak di Masjidil Haram di Mekkah. Syaikh Nashiruddin al-Albani dalam Shifat Sholat Nabi Shallahu’alaihi wa sallam berpendapat bahwa wajib bagi yang melihat Ka’bah untuk menghadap langsung ke porosnya, bagi yang tidak melihatnya maka ia menghadap ke arah Ka’bah.

Baca selengkapnya
« Entri Lama