Category Archives: Fiqih

Qadha atau Fidyah bagi Wanita yang Sedang Hamil dan Menyusui ?


Sebagaimana kita ketahui, salah satu golongan yang diberi rukhshoh (keringanan) untuk tidak berpuasa adalah wanita yang hamil dan menyusui. Namun bagaimana cara mengganti kewajiban puasa mereka? apakah dengan meng-qadha’-nya di luar bulan Ramadhan atau cukup dengan membayar fidyah ? [1] Dalam masalah ini terdapat perbedaan di antara para ulama terdahulu ataupun kontemporer, sebagian mengatakan, “Bagi mereka berdua harus menggantinya dengan

Baca selengkapnya

Hukum Membawa Kurban Ke Lain Daerah


Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla dengan hikmah dan rahmatnya telah mensyariatkan kepada hamba-Nya yang belum berhaji agar mendekatkan diri kepada-Nya dengan menyembelih binatang kurban untuk mereka dan keluarga mereka di negeri mereka sendiri. Hal itu juga untuk mengagungkan syiar-syiar Allah Azza wa Jalla yang berlangsung di Masjdil Haram, dan (juga) di negeri Islam yang

Baca selengkapnya

Video: Kupas Tuntas Seputar Kurban


Faidah-faidah yang dapat dipetik: 1. Hukum kurban dalam syariat Islam diikhtilafkan oleh para Ulama, ada yang menyunnahkan dan ada yang mewajibkan. Namun yang lebih kuat adalah hukumnya wajib bagi yang mampu. Salah satu dalilnya adalah berdasarkan hadits Nabi -shallallahu’alaihi wa sallam-, مَنْ كَانَ لَهُ سَعَةٌ وَلَمْ يُضَحِّ, فَلَا يَقْرَبَنَّ مُصَلَّانَا “Barangsiapa yang memiliki kelapangan (rezeki) dan tidak berqurban, maka janganlah

Baca selengkapnya

Pernik-Pernik Ramadhan (10): Berciuman dan Berpelukan Bagi Suami Istri Asalkan Aman dari Keluarnya Mani


Boleh bagi suami istri untuk berpelukan dan berciuman [1] pada siang hari Ramadhan jika dirinya mampu manahan syahwat hingga terjaga dari keluarnya air mani dan tidak terjatuh dalam perbuatan haram berupa jima’. Berdasarkan haditsnya Aisyah radliyallahu’anha, dia berkata: ْكاَنَ رَسُول اللهِ -صلّى اللهُ عليه و سلّم – يُقَبِّلُ وَ هُوَ صاَئِمٌ وَ يُباَشِرُ وَهُوَ صاَئِمٌ وَ لٰكِنَّه أَمْلَكُكُمْ لإِرْبِهِ “Dahulu

Baca selengkapnya

Pernik-Pernik Ramadhan (7) : Lima Hukum Bagi Orang Yang Bersetubuh Dengan Istrinya di Siang Ramadhan


Ketahuilah, berdasarkan dalil-dalil, orang bersetubuh dengan istrinya pada siang hari bulan Ramadhan terkena 5 hukum [1]: Puasanya batal Mendapat Dosa Tetap menahan diri untuk tidak makan dan minum sampai berbuka puasa serta tidak mengulanginya Wajib membayar kaffarat dengan urutan sebagai berikut: Pertama. Membebaskan budak Kedua. Bila tidak mendapati budak maka wajib berpuasa dua bulan berturut-turut Ketiga. Bila tidak mampu puasa

Baca selengkapnya

Pernik-Pernik Ramadhan (6) : Lebih Utama Puasa Atau Tidak, Bagi Musafir Yang Tidak Berat Dalam Perjalanannya ?


Apabila seorang musafir tidak merasa berat ketika puasa maka ia boleh berbuka atau tetap puasa. Namun, manakah yang lebih afdhal, berbuka atau berpuasa? Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata: “Bila antara puasa dan berbukanya sama-sama mudah, maka yang lebih utama adalah berpuasa, hal itu ditinjau dari empat segi: Pertama. Mencontoh perbuatan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam yang tetap berpuasa, berdasarkan

Baca selengkapnya

Pernik-Pernik Ramadhan (5): Niat Setiap Hari Atau Saja Sekali Dalam Satu Bulan ?


Niat adalah salah satu rukun puasa, dan tidak sah puasa seseorang kecuali dengan dua perkara ini [1] Nabi shallallahu’alayhi wa sallam bersabada, مَنْ لَمْ يُجْمِعْ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلاَ صِيَامَ لَهُ “Barangsiapa yang tidak meniatkan puasa (Ramadhan) sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya”.[2] Kemudian yang menjadi pertanyaan adalah, apakah niatnya harus setiap hari? Masalah ini diperselisihkan oleh para ulama

Baca selengkapnya
« Entri Lama Recent Entries »